Senin, 27 Maret 2017

Baru Awal

Saya tanggal 20 Februari 2017 kemarin mengikuti pelatihan BLS (Basic Life Support) yang wajib diikuti seluruh calon koas dan ada beberapa civitas akademik juga ikut pelatihan ini. Kebetulan saya memiliki absen awal jadi bisa ikut pelatihan terlebih dahulu (Kloter 1) yang diadakan tanggal 20-21 Februari 2017. Tidak lupa juga diadakan pre-test dan post-test setelah acara ini selesai. Saya mendapatkan banyak ilmu dipelatihan ini, terutama dalam menghadapi situasi gawat darurat. Bahkan saya baru tahu kalau orang yang kecelakaan dijalan itu mesti distabilkan dulu vital signnya baru bisa dibawa menggunakan ambulance ke rumah sakit ~.~ Dan satu lagi, saya juga baru tahu kalau sirine ambulance itu seharusnya hanya dipakai saat menjemput pasien, sedangkan saat mengangkut pasien tidak diperbolehkan menggunakan sirine. Wow. Saya juga diajarkan cara penanganan pendarahan menggunakan balut tekan, dan masih banyak lagi.
Oh iya sebelum saya cerita tentang ke-panum-an, ada sedikit cerita sebelum saya wisuda kemarin. Dulu ada info bakal ada ujian OSCE dan CBT langsung setelah wisuda karena mengikuti cara angkatan yang bulan November kemarin. Jadi saya dengan terpaksa membawa beberapa buku kuliah saya ke Palembang untuk dipelajari dirumah (ya... walaupun pada akhirnya ini cuma pencitraan karena saya malas menyentuh mereka haha). Saya mulai menyicil sedikit demi sedikit materi yang dianggap bakal masuk diujian nanti meskipun ujungnya dipanggil sama mama untuk ikut membantunya beresin rumah haha. Tapi H-7 wisuda, saya di jarkomin bahwa ujian diundur setelah panum paling tidak sekitar bulan Maret 2017. Okay, saya langsung merasakan free buat liburan seutuhnya~~~ goodbye book haha!
Panum diadakan tanggal 1 Maret, saya mesti menghadiri pembukaan dari seorang dosen. Dosen menyampaikan beberapa nasihat untuk kami. Nasihat yang menurut saya lebih ke arah menakut-takuti sih ~.~ Mulai saat itu, dimulai kegiatannya sampai 2 minggu. Sebelum melaksanakan panum, kami mengikuti CBT PRE-TEST PANUM yang dilaksanakan diawal kegiatan panum dan juga harus diakhir panum dengan CBT POST-TEST PANUM. To much ujian dalam 3 minggu.
Tanggal The Real CBT dan OSCE sudah ditetapkan, yaitu tanggal 13-14 Maret 2017. Saya mulai belajar serius H-3 ujian (Please ini jangan ditiru). Saya ikut belajar kelompok dengan teman-teman dengan membahas hal-hal yang kemungkinan akan ditanyakan saat ujian.
Ujian CBT dilaksanakan tanggal 13 Maret 2017 dengan soal yang lumayan bikin saya ngantuk karena panjang-panjang sekali soalnya sudah seperti cerita dongeng. Saya merasa tidak maksimal mengerjakannya. Lalu dilanjutkan ujian OSCE diesok harinya yang selalu jadi momok menakutkan semua temen-temen. Dihari itu saya sudah sangat lemas takut tidak bisa menjawab soal yang mesti dijawab langsung didepan dosen. Saya sempat dimarahin oleh satu dosen saya karena tidak tahu mesti jawab apa. Betapa malunya saya disitu. Tapi ada juga dosen yang sangat baik hati karena membantu saya. Saya selesai ujian hanya bisa pasrah kalau pada akhirnya saya tidak lulus.
Tanggal 16 Maret 2017 adalah tanggal pengumuman hasil ujian. Hasil ujian diumumkan siang hari sekitar jam 1-an dan alhamdulillah saya diberikan kepercayaan untuk menjadi seorang koas. Saya harap saya bisa melaksanakan tugas dengan baik dan tidak merugikan pasien saya nantinya. Aamiin :)

Minggu, 26 Maret 2017

Dunia Kuliah~

Selamat sore blogieee, sudah lama sekali ya saya tidak mengunjungi blog ini. Sebenarnya saya bingung mau cerita tentang apa disini. Apa cerita tentang perjalanan S1 saya di kedokteran gigi menarik buat diceritakan? Saya harap cerita ini dapat menjadi kenangan saya suatu saat nanti ketika saya sudah jadi seorang ibu nanti haha.Saya adalah salah satu mahasiswa yang kuliah di Universitas Gadjah Mada angkatan 2012 yang mengambil fakultas Kedokteran Gigi dengan prodi Pendidikan Dokter Gigi.

Ini hasil capture-an hp saya dan maaf ada beberapa yang saya sensor Sebelum saya resmi menjadi mahasiswa UGM, saya diwajibkan mengikuti program Matrikulasi. Saya sebetulnya kurang tau makna dari program ini, tapi saya cukup senang karena bisa menambah ilmu dan teman baru disini. Dokumentasi dari program ini cukup susah didapat, karena anak-anaknya masih suka ngumpul se-geng daerahnya haha. Tapi ini ada beberapa foto yang ada di laptop saya.

Mereka adalah teman-teman kelas IPA A 

Ini saat acara outdoor didaerah Magelang dekat Candi BorobudurSewaktu saya resmi dilantik menjadi Gamada (Gadjah Mada Muda) itu kalau tidak salah baru pertama kalinya diadakan PALAPA. PALAPA itu sejenis ospek universitas yang menurut saya sangat asik dijalani walaupun terasa lelah dan panas haha. Saya dulu juga mesti membagi waktu untuk mempersiapkan keperluan ospek universitas dan ospek fakultas dalam 1 hari. Oh iya, saya dulu masuk dalam Kelompok 166 dan kalau tidak salah masuk kluster Sosio-Humaniora dengan warna orange untuk mengisi ke bagian Pulau Papua. (PALAPA tahun 2012 membentuk Kepulauan Indonesia) Saat itu, kegiatannya hanya upacara pembukaan, lalu diisi materi dari universitas dan penutupnya melakukan tarian daerah. Seru sekali. Ini saya kasih foto-foto dokumentasi yang saya save di laptop saya.

Keren sekali kan? Saya berasa seperti semut dikerumunan Kelompok Papua (Orange) 

Muka saya dan teman-teman sekelompok benar-benar kusam ya haha. Wajah juga masih wajah SMA sekali. Mungkin teman-teman saya ini sudah lupa dengan saya karena tidak pernah kumpul lagi setelah acara PALAPA ini.PPSMB Fakultas Kedokteran Gigi dilaksanakan 3 hari yang diisi oleh seminar oleh pembicara dan drama haha. Saya cuma punya foto ini dan foto ini juga diambilnya dadakan karena disuruh kumpulin foto angkatan tapi kami belum juga berfoto sehingga kami ambil saat malam hari setelah ppsmb berlangsung.

Saya dulu beranggapan kalau jurusan yang saya ambil ini hanya berkutat di gigi saja dan tidak bakal susah mendapat gelar (drg). Ternyata semua yang saya pikirkan itu salah haha. Saya merasa masuk ke jurang setelah menjalani 1 semester perkuliahan. Saya pernah minta untuk ikut snmptn ulang (sekarang namanya sbmptn) ke orang tua saya, tapi orang tua saya tidak mengizinkan. "Jurusan ini bukan nadya banget" itu yang saya rasakan dulu. Selama 2 semester hampir tiap minggu saya nangis karena tidak kuat dengan semuanya.tapi di semester 3 saya mulai bangkit, perlahan saya memulai untuk menyukai segala mata kuliah yang ada dan alhamdulillah nilai saya lumayan naik saat itu. Jungkir balik saya saat perkuliahan membuat saya menjadi seorang nadya yang lebih kuat dari sebelumnya walaupun saya juga pernah dimasa down dan ingin cepat nikah saja heehe.Ditengah perjalanan kami meraih cita-cita ada satu teman saya yang dipanggil Allah SWT terlebih dahulu. Namanya Syifa. Saya sedih sekali ditinggalnya, karena dia adalah teman dekat saya disini yang sering sekelompok bareng karena nim saya dan dia dekatan bahkan jika ujian, dia duduk disamping saya. Saya rindu dia. Semoga dia sedang berada disurganya Allah SWT aamiin.

She was wearing a black shirt :(

Sampai saatnya KKN. Persiapan KKN ternyata tidak mudah ya, harus mencari dana sendiri untuk melaksanakan program. Di KKN ini, saya juga punya banyak drama yang tidak bisa saya lupakan. Saat KKN ada banyak cerita menarik dan cerita sedihnya. Nano-nano deh.

Saya KKN dua kali di dua periode (genap dan ganjil) karena saya mesti mengganti hari yang saya pakai untuk mengikuti remedial fakultas. Lokasi KKN kedua saya didaerah Kulonprogo. Saya beruntung mempunyai teman baru disini yang kondisi teman subunit yang sangat care dengan saya.

Setelah KKN pertama selesai, saya menghadapi yang namanya Skripsi. Momok menakutkan setiap mahasiswa tingkat akhir. Saya awalnya mendaftar dibidang Periodonsia dan Biomedika, tapi saya tidak diterima. Gimana tidak diterima, saya saja buat judul dan mengerjakan outline serba dadakan. Dengan terpaksa saya dijebloskan ke bagian Prostodonsia dengan dosen pembimbing yang lumayan mempunyai kata-kata pedasnya haha. Di skripsi ini pun penuh dengan drama (kayanya semua kehidupan saya penuh drama ya haha), salah satunya saya pernah nangis karena kata-kata dosen. Ya maklum saja, hati saya lagi rapuh saat itu. Tanggal 18 April 2016 saya melaksanakan seminar proposal bersama Jatu.

Selesainya seminar proposal, saya memulai penelitian di laboratorium. Ketika penelitian sudah selesai, saya langsung melanjutkan mengerjakan sisa bab. Sayangnya, saya mengerjakan sisa bab ini cukup lama karena saya cukup malas untuk melanjutkannya lagipula saya masih mengambil ulang mata kuliah saya yang punya nilai jelek. Tapi orang tua saya terus menyuruh saya untuk selesaikan skripsi biar tidak ada beban lagi. Saya mulai terpacu, ditambah teman-teman sudah mulai pada wisuda. Saya tidak mau ketinggalan dong? hehe. Saya sempat sulit menyelesaikan bab IV skripsi saya. Deadline pun semakin mendekat. Di tanggal 22 Desember 2016, akhirnya saya sidang skripsi. Pada saat sidang pun, masih ada drama yang muncul. Ya. Dosen pembimbing saya tidak dapat hadir karena masalah keluarga yang mendadak. Saya panik. Tapi alhamdulillah masih bisa dilaksanakan.

Bersama teman KKN

Bersama adik-adik tercintaTanggal 16 Februari 2017, saya akhirnya diwisuda haha. Tidak tau mau sedih atau senang, rasanya mau campur aduk. Karena memegang beban gelar S.Kg itu cukup berat bagiku karena setelah ini ada yang namanya coass, yang jauh lebih berat dari S1 :) Doakan saya ya supaya saya bisa menjalankan perkoas-an dengan lancar dan pasien senang dan puas dirawat oleh saya.

Bersama Nim Atas Ganjil untuk merayakan saya yang wisuda terakhir diantara kami. haha Tidak lupa dengan gelarnya MISS KOREA MENUJU KOAS. LMAO

Saya yang terakhir wisuda diantara kami berempat. 

Miris sekali melihat foto ini karena mesti digabungkan oleh photoshop :) Saya harap permohonan saya untuk bisa kumpul lengkap setelah sukses itu dapat segera terwujud ya. Aamiin 

Ini ada bonus foto angkatan yang terbaru ~ President2012


Can you spot me?