Alhamdulillah, saya diberikan kesempatan untuk menunaikan ibadah umroh ditanah suci Madinah dan Makkah disela-sela jadwal koas yang padat. Saya kali ini tidak akan menceritakan terlalu detail apa yang saya lakukan disana, karena ya emang kegiatannya kebanyakan cuma ibadah-mandi-makan-tidur hahaha.
Kita mulai dari tanggal 11 Mei 2017 ya... di hari itu saya pulang ke Palembang untuk packing karena barang-barang saya masih belum siap sedangkan pengumpulan koper itu maksimal sorenya tanggal 11 Mei itu. Jadi sesampainya dirumah sekitar jam 12/1 siang itu saya langsung buru-buru packing, dari mindahin barang di koper biasa ke koper yang mau dibawa umroh. Pokoknya terlalu hectic haha, saya baru bisa istirahat di sore harinya setelah mengantar koper ke agen. Karena saya kan selama ini tinggal di Jogja dan saya dan juga adik tidak bisa ikut manasik jadi malam itu langsung berguru ke mama tentang apa aja yang harus dilakuin disana.
Besok paginya sekitar jam 8 kami berangkat ke bandara SMB II, tetapi setelah dibandara ternyata kami masih harus menunggu karena pesawatnya delay. Saya lupa sampai jam berapa di Jakartanya, yang saya ingat cuma kita disuruh menunggu di tempat tunggu umroh untuk membagikan makanan, buku, dan sholat. Tak lama itu kami disuruh kebandara lagi, disana kami dibagikan tiket dan passport setelah itu kami bergegas untuk menunggu diruang tunggu. Sekitar pukul 20.00, kami mulai boarding ke pesawat Saudi Arabia Airlines. Perjalanan kami menempuh waktu 9 jam. Pesawat ini amazing sekali haha... saya baru pertama kali naik pesawat kaya gini, karena dipesawat ini kursinya banyak sekali dan fasilitasnya wow... makanannya banyak dan enak lalu ada monitor didepan kursi kita jadi bisa nonton film/dengar lagu ataupun main game, kita juga dibagikan selimut dan bantal serta seperangkat perlengkapan untuk tidur. Andai seluruh maskapai penerbangan di Indo kaya gini ya haha, tapi fasilitas kaya ini emang biasa untuk perjalanan jauh. Selama diperjalanan, banyak sekali turbulancenya apalagi sewaktu kami lagi menyantap makanan sampai sampai teh saya tumpah-tumpah karena goncangan T_T
13/05/17 Kami sampai di Jeddah (King Abdul Aziz Airport) sekitar pukul 2 pagi waktu Saudi Arabia. Setelah itu, kami tidak langsung istirahat, kami harus melanjutkan pejalanan ke kota Madinah sekitar 4 jam menggunakan bis. Saya melihat kota Saudi Arabia pertama kali begitu takjub karena cuma dikelilingi bebatuan dan pasir. Tapi kami sempat sholat subuh disini (Saya kurang tahu nama tempatnya tapi saya simpan fotonya buat kenang-kenangan)
Kemudian kami melanjutkan perjalanan, sesampainya dikota Madinah sekitar pukul 9/10 pagi. Saya pribadi sangat takjub sama kota ini, karena sangat berbeda dari Indonesia. Setelah sampai di hotel, kami langsung istirahat dan mandi.. bayangkan kami belum mandi seharian loh hahhaa...
Jam 12 siang, kami keluar kamar lalu menyantap makan siang, setelah itu langsung ke Mesjid Nabawi yang tidak jauh dari hotel. And then I'm speechless. This mosque is really beautiful in real eyes......... that umbrellas too.......
I'm here.
Saya langsung bergegas cari tempat buat sholat soalnya adzan sudah berkumandang dan mesjid pun sudah ramai. Disini tempat berkumpulnya orang-orang muslim dari seluruh dunia, saya bisa melihat secara langsung orang Pakistan/Iran/India, dll yang selama ini cuma bisa saya lihat di TV. Siang itu saya hanya dimesjid sampai waktu ashar tiba, saya isi waktu untuk sholat sunnah, berdoa, mengaji minum air zamzam dan akhirnya juga berakhir dengan bolak balik ke wc haha serta disempatkan juga mengabadikan foto biar ada kenangannya disana. Cuaca saat itu benar benar panas terik, beda sama cuaca panasnya Indonesia jadi lumayan kaget deh mata saya karena terlalu silau.
Setelah ini saya kebanyakan menggunakan kata "kami" ya karena saya pergi rombongan dengan jemaah yang lain.
Malamnya, kami mengunjungi raudho di mesjid Nabawi sekitar jam 10 malam. Karena saya masih jetlag dengan perbedaan waktu, jadi saya sangat mengantuk saat itu karena di Indonesia kan sudah sekitar jam 2 pagi dan juga kebelet BAK haha. Tapi alhamdulillah, walaupun sangat padat untuk sholat dan berdoa disana, saya dan adik saya bisa diberikan kesempatan untuk sholat dan berdoa disana. Pulang dari sana itu sudah lewat jam 12 malam, sedangkan besok paginya kami mesti kumpul jam 7 pagi untuk citytour sekitar kota Madinah jadi kami harus segera tidur.
14/05/17 Esok paginya, kami melewati mesjid Qiblatin yang dulunya mempunyai 2 qiblat, lalu kami menuju ke taman kurma untuk membeli oleh-oleh dan juga menuju Jabal Uhud. Karena waktu siang disana sangat panjang, jadi saya tidak terasa kalau sepanjang perjalanan tadi kami cuma menempuh 4 jam haha... Setelah itu kami melakukan rutinitas seperti semula yaitu makan-ibadah-mandi dan secepatnya tidur karena besoknya kami mesti menuju ke kota Mekkah.
15/05/17 Pagi itu, kami sudah mengenakan pakaian ihrom untuk persiapan umroh. Kami mengambil niat umroh di Mesjid Bir Ali, sebelumnya kami sudah terlebih dahulu sholat sunnah ihrom disana. Dengan pakaian serba tertutup, kami berjalan ke Mekkah sekitar 6 jam perjalanan.
"Ternyata dikota Mekkah lebih ramai dan lebih banyak tanaman hijaunya ya" kata kata ini dalam hati yang sempat saya katakan sesampainya dikota Mekkah.
Hotel kami lumayan dekat dengan Masjidil Haram karena bisa terlihat langsung dari kaca kamar hotel tapi tetap harus jalan cukup jauh kesana. Kami sampai dikota Mekkah saat maghrib, jadi kami diintruksikan untuk tetap sholat maghrib dan isya' dihotel sebelum nanti tawaf bersama.
Kami kumpul di lobby hotel pukul 10 malam untuk melaksanakan tawaf umroh. Kami berjalan menuju Masjidil Haram. Ya Allah...... Saya reflek lemas, speechless, ingin nangis bisa melihat Ka'bah secara langsung dengan mata saya. Yang selama ini cuma bisa saya lihat di sejadah ataupun diTV rumah. Saya langsung mengambil niat lalu melakukan tawaf (memutar ka'bah 7 kali) dan segera Sa'i (safa-marwah 7 kali). Lumayan bikin sakit kaki loh melakukan kegiatan ini, tapi saya tetap harus berpikir positif harus bisa menyelesaikan tahap ini.
16/05/17 Esoknya kami tidak mempunyai jadwal berpergian, jadi bisa istirahat ataupun sholat di masjidil haram sebanyak-banyaknya. Tapi kadang juga saya dan adik suka sholat dihotel karena kaki masih sakit.
17/05/17 Saya dan adik saya berniat untuk tawaf sunnah dan sholat di hijir ismail pukul 2 pagi. Awalnya saya dan adik saya melakukan tawaf dahulu dan ini kami cuma berdua karena tante memisah karena ingin melihat hajar aswat dulu. Kami berjuang berdua diantara kerumunan orang-orang berbadan tinggi dan besar. Setelah itu kami berdua berusaha memasuki hijir ismail untuk melakukan sholat sunnah dan berdoa disana. Sempat terjadi dorongan oleh orang-orang saat masuk ketempat itu tapi alhamdulillah bisa sholat disana dan berdoa. Tanpa sengaja ternyata kami berada dibawah pancuran ka'bah yang katanya mustajab itu. Cuma bisa bilang alhamdulillah. Setelah itu saya menunggu sholat subuh. Paginya, kami melakukan umroh kedua dengan mengambil niat di Mesjid Tan'im. Tapi sebelumnya kami mengunjungi Jabal rahmah dan Jabal Tsur. Ya lumayan di jabal rahmah bisa berdoa meminta segera dipertemukan jodoh haha. Kami juga ketempat ibadah haji yaitu Padang Arafah, Musdalifah dan Mina. Disana sepi sekali... ya jelas. Kan ramainya cuma saat musim haji saja haha. Saya melihat langsung tenda-tenda kecil di Mina tempat menginap jamaah haji dan juga terowongan mina yang dulu sempat banyak memakan korban. Setelah jalan-jalan kami melakukan tawaf untuk umroh yang kedua, kali ini tawafnya lumayan berat karena dilakukan saat tengah hari yang terik sekali, ada salah satu orang dalam grup saya yang melihat suhu saat itu, suhunya adalah 47 derajat celcius. Haha.... bayangkan saja. Setelah itu saya dan rombongan melakukan sholat zuhur terlebih dahulu lalu melanjutkan Sa'i.
Lumayan capek........... tapi saya senang-senang saja melakukannya.
18/05/17 Esoknya adalah jadwal city tour kota Mekkah. Kami mengunjungi peternakan unta dan saya dapat melihat unta secara langsung haha. Ternyata mereka itu lucu ya....
(Halo guys..........)
Kami melanjutkan perjalanan ke Museum Mekkah, dimana itu adalah museum tempat sejarahnya kota Mekkah. Saya dan adik banyak foto-foto disini, ya maklum saja ya jiwa muda yang suka hunting.
Ini ada beberapa foto yang ditake disana.
Di hari ini sebenarnya bisa melakukan umroh ketiga, tapi saya dan adik saya tidak melakukannya. Kalau saya sih emang tidak ada niat mau umroh ketiga dan dari sisi lain juga adalah baju saya kotor jika digunakan untuk sholat or tawaf nantinya karena sebelum ambil niat, kami kan terlebih dahulu mengunjungi peternakan unta yang tanahnya sudah dikotorin kotoran unta dan baju saya sempat menyapu jalan. Terpaksa saya tidak bisa melakukan umroh ini. Ketika orang-orang melakukan umroh, saya dan adik saya istirahat dihotel.
Kalau kalian mau tahu, saya dan adik saya ingin sekali hunting foto disekitar hotel tapi sesampainya waktu sore, kami kecapekan dan tidur kebablasan sehingga gagal terus untuk hunting foto hahaha.
Keesokan harinya tanggal 19 Mei 2017, saya sholat subuh terakhir untuk rangkaian umroh ini di Masjidil Haram. Saya, adik dan tante memutuskan sholat dilantai 3 karena belum pernah sholat dilantai 3. Sewaktu adzan Subuh sempat saya rekam suara adzannya biar bisa didengar saat ditanah air. Tapi nasib malang malah menghampiri saya, hp saya dicuri orang saat mau pulang sholat subuh. Memang ramai sih dan saya juga lalai dengan bawaan saya. Saya sedih karena harus kehilangan seluruh file foto saya di hp itu dan juga suara adzan itu...........
Mungkin saya diberikan kesempatan kesana lagi ya dilain waktu biar bisa dengar suara adzan secara langsung disana hehee. aamiin.
Yang ga habis saya pikir itu adalah kok bisa ya ditempat suci, didepan baitullah, masih ada yang mau nyuri barang. Sholatnya gak guna sama sekali...... Saya cuma berdoa, supaya Allah SWT yang membalasnya nanti.
Jam setengah 8, kami melaksanakan tawaf wada atau tawaf perpisahan. Saat itu cuaca disana lumayan adem. Setelah itu kami pulang dan tidak lupa berdoa supaya diundang lagi kesini dengan keluarga lengkap.
Jam 2 siang kami kumpul di lobby hotel dan bersiap-siap ke Jeddah untuk pulang ke tanah air. Kami sempat mengunjungi pasar diJeddah, dan makan bakso disana haha. Harganya..............mahal........... haha tapi ditempat jualan bakso ini benar-benar memberikan indonesian vibes kaya dipasar 16 Palembang haha.
Kota Jeddah ternyata mirip seperti kota Surabaya. Sudah modern daripada kota Madinah dan Mekkah. Saya lumayan syok juga sih. Di kota ini kami mengunjungi Laut Merah dan Mesjid Terapung. Disekitar mesjid ini seperti tidak ada angin, padahal itu di pinggiran Laut Merah. Saya sholat maghrib dan isya sampai keringetan loh. Disini kami menunggu sampai jam 10 malam karena miskom dengan catering sana, gapapa belajar sabar. Setelah makan kami langsung on the way ke bandara, disana kami cuci muka terlebih dahulu dan sempat masuk berdesakan sama warga negara lain karena menurut saya pengaturan bandara sana agak kurang rapi dibanding bandara diIndonesia.
Kami baru masuk pesawat sekitar pukul 5 pagi waktu sana. Diperjalanan saya bisa tidur, nonton film, dengar lagu, dan makan sepuasnya. Karena HP saya hilang, jadi saya benar-benar hampa tidak ada yang bisa dimainkan selama 2 hari perjalanan. Kami sampai dibandara Soekarno Hatta Jakarta sekitar waktu maghrib, jadi kami (jemaah Palembang dan Bengkulu) mesti menginap telebih dahulu dihotel dan akan melanjutkan perjalanan esok paginya. Saya sempat tidak bisa tidur malam itu karena kepikiran requirement koas yang belum saya kerjakan haha. Kira-kira saya tidur jam 1 pagi dan mesti bangun lagi jam 3 pagi.
Saya tiba di Kota Palembang pukul 7 pagi dan sampai rumah pukul 8/9 pagi. Itupun saya dan adik harus segera beres-beres koper untuk disisihkan barang yang mana yang mau dibawa adik saya ke Jogja hari ini dan mana yang akan saya bawa besok. Kondisi saat itu, saya dan adik saya sama sama lagi ngedrop... ya... kami berdua sakit flu, batuk dan radang tenggorokan. Adik saya langsung balik ke Jogja hari itu juga karena besoknya harus pretest panum padahal capek saja belum hilang. Tapi sebelumnya kami berdua sudah dipijet oleh tukang pijet karena badan pegal semua haha.
Malamnya, uci kiki datang memberikan late birthday party ke saya. Senang rasanya............... setelah itu saya tidur dan alhamdulillah tidur saya lelap.
Esok harinya saya membeli hp baru karena bakal gawat kalau diperjalanan tidak pegang hp. Saya belinya juga buru buru karena mengejar waktu flight dan juga saya masih belum selesai packing. Saya baru bisa instal aplikasi saat diperjalanan ke bandara, itupun sambil makan siang haha. So hectic.
Tetapi pesawat yang saya tumpangi juga delay karena dibandara Halim lagi kedatangan tamu VVIP. Akhirnya saya sampai dikos-kosan hampir jam 9 malam.
Selesai deh cerita saya.
Selama diperjalanan ini saya banyak belajar tentang agama dan terutama tentang ikhlas dan sabar. Selama ini cuma bisa membaca dari buku agama saat sekolah, alhamdulillah diberi kesempatan melihat langsung kesana dan beribadah disana. Alhamdulillah juga diberikan kelancaran dan kemudahan setiap aktifitas disana. Semoga semua doa yang saya doakan disana dijabah sama Allah SWT. Aamiin.
*Semua foto disini adalah foto yang diambil menggunakan kamera dan satu foto dari update-an instagram saya*
Terima Kasih

Tidak ada komentar:
Posting Komentar