Kamis, 25 Mei 2017

Perjalanan Umroh

Alhamdulillah, saya diberikan kesempatan untuk menunaikan ibadah umroh ditanah suci Madinah dan Makkah disela-sela jadwal koas yang padat. Saya kali ini tidak akan menceritakan terlalu detail apa yang saya lakukan disana, karena ya emang kegiatannya kebanyakan cuma ibadah-mandi-makan-tidur hahaha.
Kita mulai dari tanggal 11 Mei 2017 ya... di hari itu saya pulang ke Palembang untuk packing karena barang-barang saya masih belum siap sedangkan pengumpulan koper itu maksimal sorenya tanggal 11 Mei itu. Jadi sesampainya dirumah sekitar jam 12/1 siang itu saya langsung buru-buru packing, dari mindahin barang di koper biasa ke koper yang mau dibawa umroh. Pokoknya terlalu hectic haha, saya baru bisa istirahat di sore harinya setelah mengantar koper ke agen. Karena saya kan selama ini tinggal di Jogja dan saya dan juga adik tidak bisa ikut manasik jadi malam itu langsung berguru ke mama tentang apa aja yang harus dilakuin disana.
Besok paginya sekitar jam 8 kami berangkat ke bandara SMB II, tetapi setelah dibandara ternyata kami masih harus menunggu karena pesawatnya delay. Saya lupa sampai jam berapa di Jakartanya, yang saya ingat cuma kita disuruh menunggu di tempat tunggu umroh untuk membagikan makanan, buku, dan sholat. Tak lama itu kami disuruh kebandara lagi, disana kami dibagikan tiket dan passport setelah itu kami bergegas untuk menunggu diruang tunggu. Sekitar pukul 20.00, kami mulai boarding ke pesawat Saudi Arabia Airlines. Perjalanan kami menempuh waktu 9 jam. Pesawat ini amazing sekali haha... saya baru pertama kali naik pesawat kaya gini, karena dipesawat ini kursinya banyak sekali dan fasilitasnya wow... makanannya banyak dan enak lalu ada monitor didepan kursi kita jadi bisa nonton film/dengar lagu ataupun main game, kita juga dibagikan selimut dan bantal serta seperangkat perlengkapan untuk tidur. Andai seluruh maskapai penerbangan di Indo kaya gini ya haha, tapi fasilitas kaya ini emang biasa untuk perjalanan jauh. Selama diperjalanan, banyak sekali turbulancenya apalagi sewaktu kami lagi menyantap makanan sampai sampai teh saya tumpah-tumpah karena goncangan T_T
13/05/17 Kami sampai di Jeddah (King Abdul Aziz Airport) sekitar pukul 2 pagi waktu Saudi Arabia. Setelah itu, kami tidak langsung istirahat, kami harus melanjutkan pejalanan ke kota Madinah sekitar 4 jam menggunakan bis. Saya melihat kota Saudi Arabia pertama kali begitu takjub karena cuma dikelilingi bebatuan dan pasir. Tapi kami sempat sholat subuh disini (Saya kurang tahu nama tempatnya tapi saya simpan fotonya buat kenang-kenangan)








Kemudian kami melanjutkan perjalanan, sesampainya dikota Madinah sekitar pukul 9/10 pagi. Saya pribadi sangat takjub sama kota ini, karena sangat berbeda dari Indonesia. Setelah sampai di hotel, kami langsung istirahat dan mandi.. bayangkan kami belum mandi seharian loh hahhaa...
Jam 12 siang, kami keluar kamar lalu menyantap makan siang, setelah itu langsung ke Mesjid Nabawi yang tidak jauh dari hotel. And then I'm speechless. This mosque is really beautiful in real eyes......... that umbrellas too.......
I'm here.

Saya langsung bergegas cari tempat buat sholat soalnya adzan sudah berkumandang dan mesjid pun sudah ramai. Disini tempat berkumpulnya orang-orang muslim dari seluruh dunia, saya bisa melihat secara langsung orang Pakistan/Iran/India, dll yang selama ini cuma bisa saya lihat di TV. Siang itu saya hanya dimesjid sampai waktu ashar tiba, saya isi waktu untuk sholat sunnah, berdoa, mengaji minum air zamzam dan akhirnya juga berakhir dengan bolak balik ke wc haha serta disempatkan juga mengabadikan foto biar ada kenangannya disana. Cuaca saat itu benar benar panas terik, beda sama cuaca panasnya Indonesia jadi lumayan kaget deh mata saya karena terlalu silau.

Setelah ini saya kebanyakan menggunakan kata "kami" ya karena saya pergi rombongan dengan jemaah yang lain.
Malamnya, kami mengunjungi raudho di mesjid Nabawi sekitar jam 10 malam. Karena saya masih jetlag dengan perbedaan waktu, jadi saya sangat mengantuk saat itu karena di Indonesia kan sudah sekitar jam 2 pagi dan juga kebelet BAK haha. Tapi alhamdulillah, walaupun sangat padat untuk sholat dan berdoa disana, saya dan adik saya bisa diberikan kesempatan untuk sholat dan berdoa disana. Pulang dari sana itu sudah lewat jam 12 malam, sedangkan besok paginya kami mesti kumpul jam 7 pagi untuk citytour sekitar kota Madinah jadi kami harus segera tidur.
14/05/17 Esok paginya, kami melewati mesjid Qiblatin yang dulunya mempunyai 2 qiblat, lalu kami menuju ke taman kurma untuk membeli oleh-oleh dan juga menuju Jabal Uhud. Karena waktu siang disana sangat panjang, jadi saya tidak terasa kalau sepanjang perjalanan tadi kami cuma menempuh 4 jam haha... Setelah itu kami melakukan rutinitas seperti semula yaitu makan-ibadah-mandi dan secepatnya tidur karena besoknya kami mesti menuju ke kota Mekkah.
15/05/17 Pagi itu, kami sudah mengenakan pakaian ihrom untuk persiapan umroh. Kami mengambil niat umroh di Mesjid Bir Ali, sebelumnya kami sudah terlebih dahulu sholat sunnah ihrom disana. Dengan pakaian serba tertutup, kami berjalan ke Mekkah sekitar 6 jam perjalanan.
"Ternyata dikota Mekkah lebih ramai dan lebih banyak tanaman hijaunya ya" kata kata ini dalam hati yang sempat saya katakan sesampainya dikota Mekkah.
Hotel kami lumayan dekat dengan Masjidil Haram karena bisa terlihat langsung dari kaca kamar hotel tapi tetap harus jalan cukup jauh kesana. Kami sampai dikota Mekkah saat maghrib, jadi kami diintruksikan untuk tetap sholat maghrib dan isya' dihotel sebelum nanti tawaf bersama.
Kami kumpul di lobby hotel pukul 10 malam untuk melaksanakan tawaf umroh. Kami berjalan menuju Masjidil Haram. Ya Allah...... Saya reflek lemas, speechless, ingin nangis bisa melihat Ka'bah secara langsung dengan mata saya. Yang selama ini cuma bisa saya lihat di sejadah ataupun diTV rumah. Saya langsung mengambil niat lalu melakukan tawaf (memutar ka'bah 7 kali) dan segera Sa'i (safa-marwah 7 kali). Lumayan bikin sakit kaki loh melakukan kegiatan ini, tapi saya tetap harus berpikir positif harus bisa menyelesaikan tahap ini.
16/05/17 Esoknya kami tidak mempunyai jadwal berpergian, jadi bisa istirahat ataupun sholat di masjidil haram sebanyak-banyaknya. Tapi kadang juga saya dan adik suka sholat dihotel karena kaki masih sakit.
17/05/17 Saya dan adik saya berniat untuk tawaf sunnah dan sholat di hijir ismail pukul 2 pagi. Awalnya saya dan adik saya melakukan tawaf dahulu dan ini kami cuma berdua karena tante memisah karena ingin melihat hajar aswat dulu. Kami berjuang berdua diantara kerumunan orang-orang berbadan tinggi dan besar. Setelah itu kami berdua berusaha memasuki hijir ismail untuk melakukan sholat sunnah dan berdoa disana. Sempat terjadi dorongan oleh orang-orang saat masuk ketempat itu tapi alhamdulillah bisa sholat disana dan berdoa. Tanpa sengaja ternyata kami berada dibawah pancuran ka'bah yang katanya mustajab itu. Cuma bisa bilang alhamdulillah. Setelah itu saya menunggu sholat subuh. Paginya, kami melakukan umroh kedua dengan mengambil niat di Mesjid Tan'im. Tapi sebelumnya kami mengunjungi Jabal rahmah dan Jabal Tsur. Ya lumayan di jabal rahmah bisa berdoa meminta segera dipertemukan jodoh haha. Kami juga ketempat ibadah haji yaitu Padang Arafah, Musdalifah dan Mina. Disana sepi sekali... ya jelas. Kan ramainya cuma saat musim haji saja haha. Saya melihat langsung tenda-tenda kecil di Mina tempat menginap jamaah haji dan juga terowongan mina yang dulu sempat banyak memakan korban. Setelah jalan-jalan kami melakukan tawaf untuk umroh yang kedua, kali ini tawafnya lumayan berat karena dilakukan saat tengah hari yang terik sekali, ada salah satu orang dalam grup saya yang melihat suhu saat itu, suhunya adalah 47 derajat celcius. Haha.... bayangkan saja. Setelah itu saya dan rombongan melakukan sholat zuhur terlebih dahulu lalu melanjutkan Sa'i.
Lumayan capek........... tapi saya senang-senang saja melakukannya.
18/05/17 Esoknya adalah jadwal city tour kota Mekkah. Kami mengunjungi peternakan unta dan saya dapat melihat unta secara langsung haha. Ternyata mereka itu lucu ya....

(Halo guys..........)

Kami melanjutkan perjalanan ke Museum Mekkah, dimana itu adalah museum tempat sejarahnya kota Mekkah. Saya dan adik banyak foto-foto disini, ya maklum saja ya jiwa muda yang suka hunting.










Ini ada beberapa foto yang ditake disana.

Di hari ini sebenarnya bisa melakukan umroh ketiga, tapi saya dan adik saya tidak melakukannya. Kalau saya sih emang tidak ada niat mau umroh ketiga dan dari sisi lain juga adalah baju saya kotor jika digunakan untuk sholat or tawaf nantinya karena sebelum ambil niat, kami kan terlebih dahulu mengunjungi peternakan unta yang tanahnya sudah dikotorin kotoran unta dan baju saya sempat menyapu jalan. Terpaksa saya tidak bisa melakukan umroh ini. Ketika orang-orang melakukan umroh, saya dan adik saya istirahat dihotel.
Kalau kalian mau tahu, saya dan adik saya ingin sekali hunting foto disekitar hotel tapi sesampainya waktu sore, kami kecapekan dan tidur kebablasan sehingga gagal terus untuk hunting foto hahaha.
Keesokan harinya tanggal 19 Mei 2017, saya sholat subuh terakhir untuk rangkaian umroh ini di Masjidil Haram. Saya, adik dan tante memutuskan sholat dilantai 3 karena belum pernah sholat dilantai 3. Sewaktu adzan Subuh sempat saya rekam suara adzannya biar bisa didengar saat ditanah air. Tapi nasib malang malah menghampiri saya, hp saya dicuri orang saat mau pulang sholat subuh. Memang ramai sih dan saya juga lalai dengan bawaan saya. Saya sedih karena harus kehilangan seluruh file foto saya di hp itu dan juga suara adzan itu...........
Mungkin saya diberikan kesempatan kesana lagi ya dilain waktu biar bisa dengar suara adzan secara langsung disana hehee. aamiin.
Yang ga habis saya pikir itu adalah kok bisa ya ditempat suci, didepan baitullah, masih ada yang mau nyuri barang. Sholatnya gak guna sama sekali...... Saya cuma berdoa, supaya Allah SWT yang membalasnya nanti.
Jam setengah 8, kami melaksanakan tawaf wada atau tawaf perpisahan. Saat itu cuaca disana lumayan adem. Setelah itu kami pulang dan tidak lupa berdoa supaya diundang lagi kesini dengan keluarga lengkap.
Jam 2 siang kami kumpul di lobby hotel dan bersiap-siap ke Jeddah untuk pulang ke tanah air. Kami sempat mengunjungi pasar diJeddah, dan makan bakso disana haha. Harganya..............mahal........... haha tapi ditempat jualan bakso ini benar-benar memberikan indonesian vibes kaya dipasar 16 Palembang haha.
Kota Jeddah ternyata mirip seperti kota Surabaya. Sudah modern daripada kota Madinah dan Mekkah. Saya lumayan syok juga sih. Di kota ini kami mengunjungi Laut Merah dan Mesjid Terapung. Disekitar mesjid ini seperti tidak ada angin, padahal itu di pinggiran Laut Merah. Saya sholat maghrib dan isya sampai keringetan loh. Disini kami menunggu sampai jam 10 malam karena miskom dengan catering sana, gapapa belajar sabar. Setelah makan kami langsung on the way ke bandara, disana kami cuci muka terlebih dahulu dan sempat masuk berdesakan sama warga negara lain karena menurut saya pengaturan bandara sana agak kurang rapi dibanding bandara diIndonesia.
Kami baru masuk pesawat sekitar pukul 5 pagi waktu sana. Diperjalanan saya bisa tidur, nonton film, dengar lagu, dan makan sepuasnya. Karena HP saya hilang, jadi saya benar-benar hampa tidak ada yang bisa dimainkan selama 2 hari perjalanan. Kami sampai dibandara Soekarno Hatta Jakarta sekitar waktu maghrib, jadi kami (jemaah Palembang dan Bengkulu) mesti menginap telebih dahulu dihotel dan akan melanjutkan perjalanan esok paginya. Saya sempat tidak bisa tidur malam itu karena kepikiran requirement koas yang belum saya kerjakan haha. Kira-kira saya tidur jam 1 pagi dan mesti bangun lagi jam 3 pagi.
Saya tiba di Kota Palembang pukul 7 pagi dan sampai rumah pukul 8/9 pagi. Itupun saya dan adik harus segera beres-beres koper untuk disisihkan barang yang mana yang mau dibawa adik saya ke Jogja hari ini dan mana yang akan saya bawa besok. Kondisi saat itu, saya dan adik saya sama sama lagi ngedrop... ya... kami berdua sakit flu, batuk dan radang tenggorokan. Adik saya langsung balik ke Jogja hari itu juga karena besoknya harus pretest panum padahal capek saja belum hilang. Tapi sebelumnya kami berdua sudah dipijet oleh tukang pijet karena badan pegal semua haha.
Malamnya, uci kiki datang memberikan late birthday party ke saya. Senang rasanya............... setelah itu saya tidur dan alhamdulillah tidur saya lelap.
Esok harinya saya membeli hp baru karena bakal gawat kalau diperjalanan tidak pegang hp. Saya belinya juga buru buru karena mengejar waktu flight dan juga saya masih belum selesai packing. Saya baru bisa instal aplikasi saat diperjalanan ke bandara, itupun sambil makan siang haha. So hectic.
Tetapi pesawat yang saya tumpangi juga delay karena dibandara Halim lagi kedatangan tamu VVIP. Akhirnya saya sampai dikos-kosan hampir jam 9 malam.

Selesai deh cerita saya.
Selama diperjalanan ini saya banyak belajar tentang agama dan terutama tentang ikhlas dan sabar. Selama ini cuma bisa membaca dari buku agama saat sekolah, alhamdulillah diberi kesempatan melihat langsung kesana dan beribadah disana. Alhamdulillah juga diberikan kelancaran dan kemudahan setiap aktifitas disana. Semoga semua doa yang saya doakan disana dijabah sama Allah SWT. Aamiin.

*Semua foto disini adalah foto yang diambil menggunakan kamera dan satu foto dari update-an instagram saya*

Terima Kasih

Senin, 27 Maret 2017

Baru Awal

Saya tanggal 20 Februari 2017 kemarin mengikuti pelatihan BLS (Basic Life Support) yang wajib diikuti seluruh calon koas dan ada beberapa civitas akademik juga ikut pelatihan ini. Kebetulan saya memiliki absen awal jadi bisa ikut pelatihan terlebih dahulu (Kloter 1) yang diadakan tanggal 20-21 Februari 2017. Tidak lupa juga diadakan pre-test dan post-test setelah acara ini selesai. Saya mendapatkan banyak ilmu dipelatihan ini, terutama dalam menghadapi situasi gawat darurat. Bahkan saya baru tahu kalau orang yang kecelakaan dijalan itu mesti distabilkan dulu vital signnya baru bisa dibawa menggunakan ambulance ke rumah sakit ~.~ Dan satu lagi, saya juga baru tahu kalau sirine ambulance itu seharusnya hanya dipakai saat menjemput pasien, sedangkan saat mengangkut pasien tidak diperbolehkan menggunakan sirine. Wow. Saya juga diajarkan cara penanganan pendarahan menggunakan balut tekan, dan masih banyak lagi.
Oh iya sebelum saya cerita tentang ke-panum-an, ada sedikit cerita sebelum saya wisuda kemarin. Dulu ada info bakal ada ujian OSCE dan CBT langsung setelah wisuda karena mengikuti cara angkatan yang bulan November kemarin. Jadi saya dengan terpaksa membawa beberapa buku kuliah saya ke Palembang untuk dipelajari dirumah (ya... walaupun pada akhirnya ini cuma pencitraan karena saya malas menyentuh mereka haha). Saya mulai menyicil sedikit demi sedikit materi yang dianggap bakal masuk diujian nanti meskipun ujungnya dipanggil sama mama untuk ikut membantunya beresin rumah haha. Tapi H-7 wisuda, saya di jarkomin bahwa ujian diundur setelah panum paling tidak sekitar bulan Maret 2017. Okay, saya langsung merasakan free buat liburan seutuhnya~~~ goodbye book haha!
Panum diadakan tanggal 1 Maret, saya mesti menghadiri pembukaan dari seorang dosen. Dosen menyampaikan beberapa nasihat untuk kami. Nasihat yang menurut saya lebih ke arah menakut-takuti sih ~.~ Mulai saat itu, dimulai kegiatannya sampai 2 minggu. Sebelum melaksanakan panum, kami mengikuti CBT PRE-TEST PANUM yang dilaksanakan diawal kegiatan panum dan juga harus diakhir panum dengan CBT POST-TEST PANUM. To much ujian dalam 3 minggu.
Tanggal The Real CBT dan OSCE sudah ditetapkan, yaitu tanggal 13-14 Maret 2017. Saya mulai belajar serius H-3 ujian (Please ini jangan ditiru). Saya ikut belajar kelompok dengan teman-teman dengan membahas hal-hal yang kemungkinan akan ditanyakan saat ujian.
Ujian CBT dilaksanakan tanggal 13 Maret 2017 dengan soal yang lumayan bikin saya ngantuk karena panjang-panjang sekali soalnya sudah seperti cerita dongeng. Saya merasa tidak maksimal mengerjakannya. Lalu dilanjutkan ujian OSCE diesok harinya yang selalu jadi momok menakutkan semua temen-temen. Dihari itu saya sudah sangat lemas takut tidak bisa menjawab soal yang mesti dijawab langsung didepan dosen. Saya sempat dimarahin oleh satu dosen saya karena tidak tahu mesti jawab apa. Betapa malunya saya disitu. Tapi ada juga dosen yang sangat baik hati karena membantu saya. Saya selesai ujian hanya bisa pasrah kalau pada akhirnya saya tidak lulus.
Tanggal 16 Maret 2017 adalah tanggal pengumuman hasil ujian. Hasil ujian diumumkan siang hari sekitar jam 1-an dan alhamdulillah saya diberikan kepercayaan untuk menjadi seorang koas. Saya harap saya bisa melaksanakan tugas dengan baik dan tidak merugikan pasien saya nantinya. Aamiin :)

Minggu, 26 Maret 2017

Dunia Kuliah~

Selamat sore blogieee, sudah lama sekali ya saya tidak mengunjungi blog ini. Sebenarnya saya bingung mau cerita tentang apa disini. Apa cerita tentang perjalanan S1 saya di kedokteran gigi menarik buat diceritakan? Saya harap cerita ini dapat menjadi kenangan saya suatu saat nanti ketika saya sudah jadi seorang ibu nanti haha.Saya adalah salah satu mahasiswa yang kuliah di Universitas Gadjah Mada angkatan 2012 yang mengambil fakultas Kedokteran Gigi dengan prodi Pendidikan Dokter Gigi.

Ini hasil capture-an hp saya dan maaf ada beberapa yang saya sensor Sebelum saya resmi menjadi mahasiswa UGM, saya diwajibkan mengikuti program Matrikulasi. Saya sebetulnya kurang tau makna dari program ini, tapi saya cukup senang karena bisa menambah ilmu dan teman baru disini. Dokumentasi dari program ini cukup susah didapat, karena anak-anaknya masih suka ngumpul se-geng daerahnya haha. Tapi ini ada beberapa foto yang ada di laptop saya.

Mereka adalah teman-teman kelas IPA A 

Ini saat acara outdoor didaerah Magelang dekat Candi BorobudurSewaktu saya resmi dilantik menjadi Gamada (Gadjah Mada Muda) itu kalau tidak salah baru pertama kalinya diadakan PALAPA. PALAPA itu sejenis ospek universitas yang menurut saya sangat asik dijalani walaupun terasa lelah dan panas haha. Saya dulu juga mesti membagi waktu untuk mempersiapkan keperluan ospek universitas dan ospek fakultas dalam 1 hari. Oh iya, saya dulu masuk dalam Kelompok 166 dan kalau tidak salah masuk kluster Sosio-Humaniora dengan warna orange untuk mengisi ke bagian Pulau Papua. (PALAPA tahun 2012 membentuk Kepulauan Indonesia) Saat itu, kegiatannya hanya upacara pembukaan, lalu diisi materi dari universitas dan penutupnya melakukan tarian daerah. Seru sekali. Ini saya kasih foto-foto dokumentasi yang saya save di laptop saya.

Keren sekali kan? Saya berasa seperti semut dikerumunan Kelompok Papua (Orange) 

Muka saya dan teman-teman sekelompok benar-benar kusam ya haha. Wajah juga masih wajah SMA sekali. Mungkin teman-teman saya ini sudah lupa dengan saya karena tidak pernah kumpul lagi setelah acara PALAPA ini.PPSMB Fakultas Kedokteran Gigi dilaksanakan 3 hari yang diisi oleh seminar oleh pembicara dan drama haha. Saya cuma punya foto ini dan foto ini juga diambilnya dadakan karena disuruh kumpulin foto angkatan tapi kami belum juga berfoto sehingga kami ambil saat malam hari setelah ppsmb berlangsung.

Saya dulu beranggapan kalau jurusan yang saya ambil ini hanya berkutat di gigi saja dan tidak bakal susah mendapat gelar (drg). Ternyata semua yang saya pikirkan itu salah haha. Saya merasa masuk ke jurang setelah menjalani 1 semester perkuliahan. Saya pernah minta untuk ikut snmptn ulang (sekarang namanya sbmptn) ke orang tua saya, tapi orang tua saya tidak mengizinkan. "Jurusan ini bukan nadya banget" itu yang saya rasakan dulu. Selama 2 semester hampir tiap minggu saya nangis karena tidak kuat dengan semuanya.tapi di semester 3 saya mulai bangkit, perlahan saya memulai untuk menyukai segala mata kuliah yang ada dan alhamdulillah nilai saya lumayan naik saat itu. Jungkir balik saya saat perkuliahan membuat saya menjadi seorang nadya yang lebih kuat dari sebelumnya walaupun saya juga pernah dimasa down dan ingin cepat nikah saja heehe.Ditengah perjalanan kami meraih cita-cita ada satu teman saya yang dipanggil Allah SWT terlebih dahulu. Namanya Syifa. Saya sedih sekali ditinggalnya, karena dia adalah teman dekat saya disini yang sering sekelompok bareng karena nim saya dan dia dekatan bahkan jika ujian, dia duduk disamping saya. Saya rindu dia. Semoga dia sedang berada disurganya Allah SWT aamiin.

She was wearing a black shirt :(

Sampai saatnya KKN. Persiapan KKN ternyata tidak mudah ya, harus mencari dana sendiri untuk melaksanakan program. Di KKN ini, saya juga punya banyak drama yang tidak bisa saya lupakan. Saat KKN ada banyak cerita menarik dan cerita sedihnya. Nano-nano deh.

Saya KKN dua kali di dua periode (genap dan ganjil) karena saya mesti mengganti hari yang saya pakai untuk mengikuti remedial fakultas. Lokasi KKN kedua saya didaerah Kulonprogo. Saya beruntung mempunyai teman baru disini yang kondisi teman subunit yang sangat care dengan saya.

Setelah KKN pertama selesai, saya menghadapi yang namanya Skripsi. Momok menakutkan setiap mahasiswa tingkat akhir. Saya awalnya mendaftar dibidang Periodonsia dan Biomedika, tapi saya tidak diterima. Gimana tidak diterima, saya saja buat judul dan mengerjakan outline serba dadakan. Dengan terpaksa saya dijebloskan ke bagian Prostodonsia dengan dosen pembimbing yang lumayan mempunyai kata-kata pedasnya haha. Di skripsi ini pun penuh dengan drama (kayanya semua kehidupan saya penuh drama ya haha), salah satunya saya pernah nangis karena kata-kata dosen. Ya maklum saja, hati saya lagi rapuh saat itu. Tanggal 18 April 2016 saya melaksanakan seminar proposal bersama Jatu.

Selesainya seminar proposal, saya memulai penelitian di laboratorium. Ketika penelitian sudah selesai, saya langsung melanjutkan mengerjakan sisa bab. Sayangnya, saya mengerjakan sisa bab ini cukup lama karena saya cukup malas untuk melanjutkannya lagipula saya masih mengambil ulang mata kuliah saya yang punya nilai jelek. Tapi orang tua saya terus menyuruh saya untuk selesaikan skripsi biar tidak ada beban lagi. Saya mulai terpacu, ditambah teman-teman sudah mulai pada wisuda. Saya tidak mau ketinggalan dong? hehe. Saya sempat sulit menyelesaikan bab IV skripsi saya. Deadline pun semakin mendekat. Di tanggal 22 Desember 2016, akhirnya saya sidang skripsi. Pada saat sidang pun, masih ada drama yang muncul. Ya. Dosen pembimbing saya tidak dapat hadir karena masalah keluarga yang mendadak. Saya panik. Tapi alhamdulillah masih bisa dilaksanakan.

Bersama teman KKN

Bersama adik-adik tercintaTanggal 16 Februari 2017, saya akhirnya diwisuda haha. Tidak tau mau sedih atau senang, rasanya mau campur aduk. Karena memegang beban gelar S.Kg itu cukup berat bagiku karena setelah ini ada yang namanya coass, yang jauh lebih berat dari S1 :) Doakan saya ya supaya saya bisa menjalankan perkoas-an dengan lancar dan pasien senang dan puas dirawat oleh saya.

Bersama Nim Atas Ganjil untuk merayakan saya yang wisuda terakhir diantara kami. haha Tidak lupa dengan gelarnya MISS KOREA MENUJU KOAS. LMAO

Saya yang terakhir wisuda diantara kami berempat. 

Miris sekali melihat foto ini karena mesti digabungkan oleh photoshop :) Saya harap permohonan saya untuk bisa kumpul lengkap setelah sukses itu dapat segera terwujud ya. Aamiin 

Ini ada bonus foto angkatan yang terbaru ~ President2012


Can you spot me?



Sabtu, 30 Mei 2015

SAHABAT PAKET LENGKAP

Aku punya sahabat,

Nama mereka adalah Dyah Suci, Kiki Rezeki Oktavia, dan Miftahul Khomsa Aulia. Kami mulai dekat sejak kelas 2 SMA dan terus berlanjut sampai detik ini.Kami menjalani persahabatan ini tidak segampang yang dikira, banyak Iika liku yang dijalani, dari ngambek, marah, dll. Tapi semua itu yang membuat kami makin saling mengerti satu sama lain. Kami akhirnya tau sifat masing masing dari kami. Karena itu cuma mereka yang tau aku itu orangnya gimana selain keluargaku tentunya. Dan kami juga mempunyai pemikiran yang sama, jadi nyambung aja kalau ngomong dan jadi asik.

Mereka juga adalah orang kedua yang paling mengerti aku selain keluargaku. Aku punya masalah, aku curhat ke mereka. Kalau salah satu dari kami lagi senang maupun sedih, juga suka saling curhat. Mereka suka menghiburku kalau aku lagi sedih. Walaupun ga sedih pun, mereka suka buat aku ketawa haha.Dulu waktu jaman SMA, aku selalu bersemangat kesekolah cuma karena semangat pengen main lagi sama mereka. Tiada hari tanpa main. Makanya kalo tiap orang bilang, masa SMA suram terus mesti pulang sore dan lanjut les bimbingan yang akhirnya capek. Itu ga berlaku buat aku. Masa SMA ku asik, berwarna. Meskipun aku juga pulang sore langsung lanjut les tapi aku have fun aja, karena disekolah aku bisa belajar sambil bermain sama sahabat-sahabatku.

Sahabat-sahabatku ini yang membuat aku dulu itu adalah anak KUPER sekarang jadi AGAK GAK KUPER haha. Dulu aku anak rumahan, pulang sekolah langsung kerumah terus lanjut les setelah itu balik kerumah lagi. Semenjak kenal mereka, aku suka diajak main ke mana-mana. Aku jadi sedikit tau pergaulan diluar sana dan sedikit tau jalan di pasar 16 ahaha. Mereka orang orang yang enak diajak jalan-jalan. Kalau mau diajak ke sini, ya ayooo. Mau ke sana, ayooo juga. Mereka jarang cuma wacana doang. Walaupun kita kita ini adalah team ngaret, janjiannya jam segini, tapi berangkatnya jam berapa xD Gak kaya temen-temenku yang sekarang, susah banget diajak jalan ngegaul sedikit, untung ada caca sama temen-temennya yang rata-rata anak Palembang pada enak diajak jalan. Apa anak Palembang emang hobi jalan ya daripada anak Jawa? —“

Namun sekarang kami lagi terpisah jarak. Ya karena aku dan zaza lagi diluar Palembang. Aku lagi ngerantau demi mendapat ilmu di jogja dan zaza juga kuliah di jakarta sekaligus pindah kesana juga. Jadi yang dipalembang cuma ada uci dan kiki. Aku masih suka pulang ke Palembang kalau libur panjang kuliah sedangkan zaza selama 2 tahun udah ga balik lagi ke Palembang. Sedih rasanya tiap liat orang bisa ngumpul sama sahabatnya kalo lagi liburan, tapi kita kalau ngumpul selalu ga lengkap karena...............kurang satu. Tapi ya kita memaklumin keadaan ini. Kita ga bisa memaksakan kehendak kita. Tapi aku kemarin sempat ketemuan sama zaza di Jakarta pas aku jengukin temen sakit. Itu hari yang ga terlupakan banget deh...hehe. Meskipun kami jarang kumpul bersama, kami tetap kumpul kok............ tapi via Iine haha. Atau kami suka telponan bareng berempat, kadang suka video call juga. Pokoknya jangan sampek putus komunikasi.

Walaupun fisik terpisah sangaaaaaaaaaat jauh, tapi kalau udah sechat grup Manis Manja diline, rasanya itu kaya beneran lagi ngerumpi dimeja kelas IPA waktu SMA dulu. Asik, berisik, seru dan buat ngakak. Haha. Chat yang dari awalnya jelas sampai ga jelas, kadang saling serbu stiker Iine, dan aku paling suka pake stiker syahrini biar buat zaza kiki kesel haha.

Oh iya, kami berempat sama-sama lagi jomblo. Bukannya gak laku, tapi karena lagi ingin jomblo aja/? Ahaha. Gak itu juga sih. Masing masing dari kami punya masalah tersendiri dalam hal percintaan.
  • Dari aku sendiri yang susah moveon hampir 3 tahun sama cowo yang sudah punya cewe, tapi cowo ini ga sembarangan sih (liat postingan aku sebelumnya). Tapi sekarang udah mau nyoba move on kok. Doakan berhasil.
  • Kisah uci, uci itu lagi ngelirik temen masa kecilnya, tapi si cowo nganggap dia temen biasa. Namun sekarang dia lagi dicengcengin sama temen sekelasnya dia dikuliah walaupun ucinya sendiri ga suka sama itu cowo xD.
  • Kisah kiki, Kiki dulu putus sama cowonya. Lalu setelah itu dia dideketin sama cowo tapi cowonya itu akhirnya pasang dp bbm sama cewe lain. Itu buat kiki sakit hati sama itu cowo
  • Kisah zaza, zaza lagi suka sama cowo tapi si cowo kaya gak peka gitu. Zazanya juga sih diam aja, gak mau diungkapin/? Haha. Rasanya pengen deh bilangin sesuatu ke cowo itu biar rada pekaan sedikit jadi orang xD
Jangan salah, walaupun kami ini cewe-cewe jomblo, rata-rata dari kami pada ngebet nikah haha terutama aku/?. Walaupun pada ngebet nikah, tapi dari kami sendiri masih belum mau nikah cepet kok, masalahnya kara belum ada pasangannya xD gak cuma itu sih, kami masih mau fokus kuliah lalu cari kerja. Masalah jodoh mah sudah diatur oleh Allah SWT.

Satu lagi, kami sekarang lagi dimasa masa semester tua, yang berarti lagi pada sibuk mau skripsi dan sibuk tugas lainnya. Mereka termasuk orang kedua yang paling buat semangat aku nyelesaiin semuanya. Pokoknya kami saling menyemangatin satu sama lain. Dan rencananya waktu aku selesai skripsi nanti (amin), aku mau nulis nama mereka di lembar terima kasih blablaba itu... karena mereka termasuk paling penting dalam kehidupan aku setelah keluargaku hehe.

Demikian cerita singkat aku tentang aku dan sahabatku. Aku sayang sekali sahabatku ini. Semoga kita tetep solid sampai akhir hayat amin.

Sabtu, 05 April 2014

Journey to Indrayanti River


Selamat malam teman,
Sudah lama sekali ya saya gak ngepost diblog. Sebagai bayarannya, saya hari ini mau nulis 2 cerita yang saya alami selama seminggu ini. Langsung aja ya~
-Sabtu, 29 Maret 2014-
Pagi-pagi sekali sekitar jam setengah lima subuh, saya sudah bangun tidur dengan alarm misscall dari bestari hehe. Rencananya pagi itu saya dan teman-teman saya ingin liburan ke pantai di daerah selatan yogyakarta. Sebenarnya, awalnya itu ingin kumpul dikampus kita, tapi entah kenapa jadi pada ngumpul dikost saya haha. Memang sih kost saya itu sebagai tempat kumpul tiap mau pergi kemana aja.
Sekitar jam setengah 7 pagi, kami berangkat dengan menggunakan motor. Saya dan Nover, Bestari dengan Rizqi, Etty dengan Syifa, Tika dengan Irma. Setengah perjalanan, kami masih santai menikmati perjalanan. Tapi tiba-tiba ada mas yang ngikutin kita, ya jelas kami merasa takut. Ternyata mas itu orang marketing dari suatu objek wisata dimana dia lagi berusaha mengajak kami ke objek wisata itu. Tapi kami tetap keukeuh mau kepantai. Sampai pada daerah hutan, masnya sudah tidak mengikuti kita lagi. Mari bersorak.......yeeaahhh~~~~

Setelah masuk ke daerah hutan dengan rumah penduduk yang mulai jarang ditemui, kami merasa tersesat. Jadi kami bertanya dengan ibu-ibu yang berjualan bensin. Ternyata ada jalan pintas untuk menuju ke objek wisata itu. Langsung deh kita lanjutkan perjalanan. Cukup lama perjalanan kesananya, dan akhirnya kita sampai.................... saya dan bestari (dibonceng) reflek histeris hoho. Finally, setahun setengah tinggal dijogja belum pernah kepantai.


Sampai dipantai, kami langsung memakirkan motor lalu mencari tempat buat duduk. Saya, rizqi, nover langsung terjun ke air. Sayangnya, saya kebetulan lagi dapat tamu bulanan jadi gak bisa berenang. Hiks. No problem yang penting main air dan hunting foto. Ini foto-foto yang kami ambil saat dipantai.













Setalah kurang lebih 4 jam dipantai yang diisi dengan main air, foto-foto, tidur, makan, kami akhirnya pulang ke jogja lagi.

Alhamdulillah hari itu hari yang menyenangkan. Terima kasih atas lindunganmu ya allah dan izinmu untuk pergi kesana.
NEXT JOURNEY IS MOUNTAIN!


Love you, all
Gadis gadis super

Sabtu, 01 Maret 2014

Sudut Ternyaman Kedua

Selamat berjumpa lagi.
Saya sudah lama tidak posting di blogger ya. Saya sudah mulai sibuk didunia perkuliahan semester 4 di KG hehe. Sudah banyak praktikum yang mulai menjerumus ke klinik.
Sebenarnya saya akan memposting sesuatu yang gak penting. Ya, isi kamar kost yang tercinta.
Sebelumnya sih saya sudah pernah ngepost apa aja isi meja belajar saya. Tapi isi kamar saya belum kan?kkk~
Mari diintip dari tempelan foto didinding ini, jadi setiap duduk dikursi meja belajar pasti akan melihat foto-foto ini. Tujuannya sih sebagai penyemangat agar saya semangat belajar terus. Dari foto keluarga, sahabat, dan exo. :)


Foto diatas kan ada suatu note kecil dipaling bawah, disini saya perjelas fotonya. Kebetulan saja saya lihat kata-kata ini di timeline twitter saya. Langsung saya catat.


Dan tak bakal lupa pasang foto kakak beradik ini. Selalu kangen sama 2 adek kecil saya yang ada di kota Palembang. (Kebetulan saya sama zasha lagi merantau di kota pelajar hehe)



Nah itu adalah jam anti banting kkk~ Sebelumnya saya sudah pernah posting barang-barang ini, jadi tak perlu diterangi lagi ya :P




Yeah, This is my radio. Lucu ya bentuknya kaya apel. Ini radio selalu jadi pengisi keramean dikamar kalau lagi sepi. Ini saya bawa dari Palembang yang sebenarnya radio ini punya papa. Tapi papa dengan senang hati memberikannya kepada saya haha.


Sebenarnya ini gak penting yang kedua LOL. Cuma iseng aja sih buat nama sendiri dalam bahasa korea yang saya dapat dari bazar fakultas waktu jaman matrikulasi dulu.


This is my notes yang selalu saya bawa kemana mana karena simpel banget




Voila! Ini tempat yang paling nyaman dikost saya, tempat tidur. Tempat yang paling mengerti saya kalau lagi kecapekan dan tempat yang paling tak mengerti saya kalau lagi ujian karena dia selalu memanggil saya tiap lagi mau belajar. Disana ada 2 bantal, 1 bantal besar, 2 guling, 2 boneka dan 2 kasur (dibawah). Kenapa banyak sekali nad? Jelas, saya tinggal berdua sama adik saya. Tapi itu bantal besar+2 boneka punya saya.
Disudut tempat tidur saya ada sedikit bercak-bercak/kelupasan cat karena lembab :(


HAHA, Ini lemari saya yang dalamnya cukup berantakan.


Ini ada kipas angin, cermin, foto, TV, gantungan mukenah dan lemari lagi.


Sekian dulu postingan saya, capek juga ya ngetiknya dan mikirnya juga. HAHA.